(Tulisan ini lanjutan dari https://behindsign.com/selftalk-membongkar-rahasia-bahasa-pikiran/)

Mungkin Anda bertanya, bagaimana mengenali SelfTalk sendiri?

Mudah, caranya jawab pertanyaan ini DENGAN CEPAT. Ingat, jawab DENGAN CEPAT agar apa pun yang dijawab pikiran saat itu, itulah yang sebenarnya dirasakan oleh Anda.

Dalam skala 0-10, dimana 0 tidak sama sekali dan 10 amat sangat full 100%, berapa skala bahagia Anda?

Jawab cepat ya!

Ok, sekarang mari kita bahas.

Kelanjutan artikel ini hanya bisa dibaca oleh Member, silahkan login disini dulu atau Registrasi di sini

Apa pun jawaban Anda, saya yakin tidak ada yang 10. Biasanya kurang dari itu, apa pun alasannya.

Sekarang coba bicara ke diri sendiri, misal nama Anda Sofyan.

“Sofyan, apa yang membuat bahagiamu belum sempurna?”

Nah dengarkan jawabannya dari pikiran, dia memberi tahu Anda.

Itulah selftalk.

Mungkin jawabannya,

“Hutangku belum lunas”
“Mikirin biaya sekolah anak”
“Ribut terus sama pasangan”
“Impianku belum terwujud”
“Sakit ini belum sembuh”

Atau apa pun itu, ia adalah masalah yang dianggap sebagai pengurang rasa bahagia (saya ambil satu contoh):

“Aku belum bahagia karena hutangku belum lunas”

Dari kalimat diatas, bisa dibalik “saya bahagia bila hutang lunas”.

Dapat!

Kita berhasil menangkap SelfTalk yang TERSEMBUNYI.

Jadi SelfTalk itu memang beroperasi tanpa kita sadari, contohnya saat kita melihat sesuatu entah berapa kali terjadi “obrolan” dalam pikiran.

Apalagi saat kita merasakan sesuatu, pikiran sibuk saling bersahutan satu sama lain yang kita sebut SelfTalk.

Apa hubungan SelfTalk terhadap afirmasi?

Saya ambil contoh diatas, “saya bahagia bila hutang lunas” artinya “saya memutuskan untuk:”

1) “tidak bahagia selama hutang belum lunas,” atau

2) “menarik hal-hal yang menyebabkan ketidakbahagiaan sepanjang hutang belum lunas.”

Akibatnya,

3) Sebab gagal bahagia, gagal mewujudkan IMPIAN positif termasuk gagal bayar hutang.

Begitu seterusnya.

Jadi mesti bagaimana dong? Bagaimana mengubah SelfTalk negatif menjadi positif?

Gampang, melalui SelfTalk lagi. Asal tahu caranya. Selftalk ini bisa membuat Anda “mewujudkan apa pun sepanjang Anda mengizinkan”.

Saya mengizinkan diri sendiri mendapatkan Rp 500 juta (saat itu tidak membuat target) ternyata diwujudkan tiap tahun selama 5 tahun! Lebih malah.

Saya mengizinkan kaki saya yang bengkak sejak SD kelas 2 sampai beberapa bulan lalu, untuk mengempis sampai terlihat tulang (sebelumnya tidak bisa melihat tulang).

Tapiā€¦ Kita bahas lanjutannya di premium member.

Lho kok? Pelit amat sama ilmu!

Saya perlu menyeleksi siapa yang benar-benar butuh untuk memperbaiki hidup sendiri dan mana yang sebenarnya sudah tahu tapi ingin membanding-bandingkan.

Lagi pula ilmu ini benar-benar powerfull bisa digunakan untuk “modus” atau mengubah orang baik menjadi buruk.

Semoga Anda mengerti maksud saya.

Akhirnya Anda bisa membaca kelanjutannya bila “Allah pilih” untuk mempelajari.

Wallahu’alam

Ahmad Sofyan Hadi


1 Comment

wiwin.wikanda · July 1, 2020 at 10:38 pm

Pikiran positif membuat langkah menjadi positif Alloh berprasangka sesui dengan prasangka kita

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.